Sabtu, 31 Maret 2012

Sosiologi

Pendidikan Agama
Berarti peran pendidikan agama adalah mendukung:
1. Terwujudnya masyarakat Indonesia yang Taat Beragama
2. Rukun
3. Cerdas
4. Mandiri Sejahtera Lahir Batin

Bagaimana kita dapat mencapaikan tujuan-tujan KemenAg ini dalam proses pendidikan? Apa pedagogi-pedagogi yang akan efektif untuk mencapaikan tujuan-tujuan pendidikan in?

Kalau kita melihat 4 tujuan pendidikan (objective) di atas kita tidak dapat melihat satupun yang yang "Berbasis-Hafalan". Tetapi di dalam semua adalah komponen "Pengetahuan". Pengetahuan bukan hafalan, pengetahuan adalah Berbasis-Pengertian.

Kalau kita menganalisa notion: "Sayang Kalau Di Negara Kita (Indonesia) Yang Paling Sering Sholat/Berdoa Di Dunia, Kita Terus Terkenal Sebagai Negara Yang Termasuk Yang Paling Korup (Tidak Benar) Di Dunia"

Itu adalah jelas bahwa pendidikan agama kita sangat gagal mencapakan tujuan-tujuan KemenAg kita kan? Apalagi kalau kita ingin memperbaiki masalahnya, apakah sulusin-nya adalah menambah pendidikan yang jelas gagal?

Kami sering sedih mendengar saran seperti... "Anda cerdas sekali bisa menghafal/membaca....." Apakah cerdas ada hubungan dengan hafalan/membaca?

Tahap pertama memang adalah merancang kurikulum yang tepat sesuai dengan tujuan-tujuan KemenAg, tetapi yang sama penting adalah kita perlu melaksanakan kurikulum itu sesuai dengan metodologi yang akan mencapaikan tujuan-nya.

Karena tujuan-nya tidak berbasis-hafalan, kita perlu melaksanakan pendidikan dengan metodologi yang dapat meningkatkan cerdas-nya (SDM-Manusia), kreativitas, inovasi, kemandirian, dll.

Berarti, metodologi yang sesuai CTL (Pembelajaran yang Aktif dan Kontekstual) Supaya terkait dengan kenyataan dan kebutuhan kita, maupun mengarah ke bangsa yang cerdas... Yang dapat mandiri.

Sebagai Gambar Saja di bawah ada salah satu saran saya kemarin di FB Peneliti di Balai Litbang Agama

"Re (Peneliti di Balai Litbang Agama): "Masyarakt indonesia terlanjur mengaplikasikan agama secara ritual, namun aspek2 sosialnya dikesampingkan."

Sangat betul pak...

Re: "Penataan kurikulum kearah integratif dlm setiap mata pelajaran perlu dilakukan. Dan hal itu dimungkinkan dalam format kurikulum KTSP."

Memang kurukulum adalah salah satu faktor yang sangat penting. Tetapi negara lain biasanya tidak perlu mengintegrasikan agama ke dalam mata pelajaran yang lain, maupun setiap mata pelajaran, mengapa kita perlu? Apakah orang Indonesia berbeda dengan bangsa lain? Saya kira tidak.

Kami sudah menjalankan jaringan Pendidikan Network Indonesia sejak tahun 1998 dan kalau isu moral muncul seringkali guru, siswa/i, dan mahasiswa/i sebutkan "kita perlu tambah pembelajaran agama".

Tetapi tambah apa, anak-anak kita belajar agama sejak lahir, maupun setiap hari di sekolah dan lewat ritual-ritual, agama-nya ditambah terus. Mau tambah apa?
Dan selama kami bertanya begitu, belum ada satu jawabanpun...


Apakah solusi-nya adalah tambah? Saya kira "kejenuhan" barangkali sudah termasuk salah satu masalah... Tambah lagi... Tambah apa?

Dari observasi selama 18 tahun, masalah utama kelihatanya "Bukan Banyak-nya", masalah-nya adalah "Mutu-nya" dan Aspek-Aspek Kontekstual (relevan dan berarti).

Pembelajaran agama, seperti pembelajaran mata pelajaran yang lain, akan gagal sebagai ilmu yang dapat meningkatkan kemampuan maupun pengertian kalau hanya berbasis ritual dan hafalan.

FB memang bukan tempat di mana saya dapat menjelaskan secara rinci, maupun tidak bisa mencontohkan. Mutu-nya pembelajaran, maupun Mutu-nya Pendidik dan Strategi-nya adalah isu-isu utama.

Semoga kita dapat ketemu secara langsung dan membahas ini secara lebih rinci pak."

Baru kemarin kami ikut salah satu rombongan guru yang ingin melaksanakan pelatihan untuk guru-guru di banyak wilayah di Indonesia. Karena tujuan mereka, menurut kami, adalah kurang jelas kami tanya banyak guru (anggota) apa tujuan pendidikan menurut mereka. Jawaban-nya sangat konsistan "Mencerdaskan Bangsa". Ya masuk akal, kami kira di semua negara tujuan pendidikan adalah begitu kira-kira.

Tetapi yang sangat aneh, waktu kami tanya "apa artinya cerdas", naaa... mereka bingung.... Maupun tidak ada yang dapat menjawab dengan jelas, dan kayaknya banyak yang kurang berani coba menjawab. Bagaimana mereka sebagai guru dapat mengajar kalau tujuan mereka sendiri "Mencerdaskan Bangsa" adalah kurang jelas, apalagi melatih guru-guru lain? - Saya ikut bingung :-)

Kalau akar dan tujuan pendidikan kita tidak jelas, bagaimana kita dapat mengembangkan pendidikan bermutu di negara kita? Jelas sampai sekarang yang diutamakan adalah hafalan... Kalau anak dapat ingat yang diajarkan oleh guru anak itu disebutkan cerdas, atau dinilaikan dalam ujian yang berbasis-hafalan - di nilaikan cerdas. Kasihan anak-anak maupun bangsa kita, karena isu-isu seperti cerdas yang paling tidak dinilkaikan dalam ujian berbasis-hafalan. Apalagi isu yang terpenting di negara kita sekarang "kreativitas".

Kalau kita ingin menuju bangsa yang cerdas, pasti kemampuan untuk mengkritik, menganalisa, sintesis, inovasi, kreativitas, dllllll juga sangat penting untuk anak-anak kita. Di negara maju faktor-faktor begini dianggap penting dari pendidikan tingkat SD, mengapa tidak dianggap penting di sini?

Kami tertarik dengan informasi dari Pak Dedi. Kami baru membuat situs Metodologi.Com dan sedang (It's a big job :-) mengisi dengan info yang terkait metodologi yang penting untuk mencerdaskan bangsa, tetapi yang sangat penting juga adalah itu sesuai isu-isu "budi pekerti" yang dapat sangat mengkaitkan metodologi modern dengan kebudayaan kita. Mohon sampaikan definisi anda untuk anak cerdas ke saya ya :-)

Terus terang kami kaget bahwa domain Metodologi.Com belum digunakan kemarin. Mengapa ya? Padahal, Tujuan Pendidikan Yang Jelas, dan Metodologi Yang Efektif adalah faktor-faktor yang paling penting kalau kita menuju Pendidikan Bermutu maupun Guru Bermutu. 


Bahas Ingris

Expressing satisfaction and dissatisfaction
(UNGKAPAN KEPUASAN  DAN KETIDAKPUASAN)

     Asking about satisfaction / dissatisfaction :

1.    How do you like your room ?
2.    Is everything O.K ?
3.    Is everything satisfactory ?
4.    Are you satisfied ?
5.    Did you find our service satisfactory ?
6.    Do you want  to complain about something ?
7.    Was something not  to your satisfaction ?
8.    Are you dissatisfied with something ?

     Expressing saticfiction :

1.    I really like……
2.    I’m compeletely satisfied with everything you’ve done for me
3.    It was satisfactory.
4.    Everything is fine, thank you.
5.    Everything was just perfect
6.    I’m happy enough with…
7.    It was okay. Not too bad.
8.    Good enough
9.    I feel satisfied… / contented with it…
10.    It makes me satisfied
11.    It gives me satisfaction

     Expressing dissatisfaction :

1.    I am little dissatisfied  with the service here
2.    I am a bit disappointed with
3.    The food was lousy.
4.    I don’t like the color
5.    I have a complaint
6.    I want to make a complaint.
7.    I am dissatisfied with it.
8.    It is dissatisfactory.
9.    It makes me dissatisfied.
10.     I’m very dissatisfied with…

     Responding to dissatisfaction :

1.    I see
2.    I’m sorry to hear that
3.    I’ll look into it
4.    I’ll see what I can do about it
5.    I’ll try and take care of it

     Example
     Expressing saticfiction :

1.    I really like my new motorcycle.
2.    I’m happy enough with my new classmate.
3.    I feel satisfied with the results of your work.
4.    I am very pleased to be able to pass school exams with good grades.
5.    am very pleased to be able to pass school exams with good grades.
6.    I am very happy with the appearance in a football match yesterday .
7.    I am satisfied with the cleanliness of your class
8.    I am very satisfied with the results of last year's Olympics .
9.    I am very satisfied with the implementation of this year ospek


     Expressing dissatisfaction :
1.    I don’t like the color because too flashy.
2.    I am a bit disappointed with service in the restaurant.
3.    I am little dissatisfied  with replicates the results of your physical.
4.    I am very disappointed with this school performance.
5.    I am less satisfied with the cleanliness of your class.
6.     I am less satisfied with the waiters at this restaurant.
7.    I was disappointed with the service the bank here.
8.    I am very disappointed with your grades.
MODELS
     Pengertian
Modal adalah kata kerja bantu yang mempunyai arti berbeda-beda dan digunakan untuk mengidentifikasi suatu hal yang potensial atau yang tidak pasti.
     Devinition
Capital is say assistive job that have different mean and be utilized to identify a potential thing or one is not sure
     Jenis-jenis modals
Present tense    Past tense
Will    would
Can    Could
May    Might
jshall    Should/ought to
     Modals’ mean and purpose
present tense’s form
     Will
a)    Declaring for activity / situation / next time
Example:
•    We will   visit you tomorrow.
•    Our classes will   begin next week.
•    My mother will go to visit my grandmother next Sunday
b)    Declaring for ground ala requisition / mannerly invitation.
•    Will you come to my wedding party next week, please?
•    Will you visit my brother, tomorrow?
c)    Declaring for promise or intention.
Example:
   We will do better on the next competition.

     Arti dan penggunaan modals
       bentuk present tense
                                                                                                                                                        
     Akan
a)    Menyatakan kegiatan / situasi / waktu yang akan datang
Contoh:
•    Kita akan  kunjungi kamu besok.
•    Kelas kita akan  memulai minggu depan.
•    Ibuku akan pergi ke kunjung nenekku Minggu berikutnya
b)    Menyatakan permintaan secara halus / undangan dengan sopan.
•    Akan kamu datang ke resepsi perkawinanku minggu depan,harap?
•    Akankah  kamu mengunjungi saudaraku,besok?
c)    Menyatakan janji atau tekad.
Contoh:
Kita akan  lakukan secara lebih baik pada kompetisi berikutnya.

      Can
a)    Menyatakan kemampuan (ability)
Contoh:
     I can sing a pop song.
     We can speak French well.
b)    Menyatakan izin (boleh)
     My father can eat fried chicken .
     My brother can borrow his friend’s car.
c)    Menyatakan kemungkinan
Contoh:
     We can get sick if we keep on working overtime.
     Dapat
a)    Menyatakan kemampuan (kemampuan)
Contoh:
•    AKU dapat  nyanyikan satu lagu musik pop.
•    Kita dapat  ucapkan Perancis baik.
b)    Menyatakan izin (boleh)
•    Ayahku dapat  makan ayam gorengan.
•    Saudaraku dapat  pinjam rekannya mobil.
c)    Menyatakan kemungkinan
Contoh:
Kita dapat  memperoleh sakit kalau kita meneruskan pekerjaan lembur.


     May
d)    Menyatakan izin (boleh),lebih formal daripada menggunakan can.
Contoh:
     may i borrow your money?
     You all may buy these T-shirts.
e)    Menyataka kemungkinan
Contoh:
     My father may arrive from London this afternoon.
Bentuk past tense
     Might
f)    Menyataka past tense dari may
Contoh:
     My mother told me that she might nbe late
g)    Menyatakan kemungkinan yang sangat kecil suatu peristiwa akan terjadi.
Contah:
     My brother might arrive by plane tomorrow.
h)    Menyatakan perintah,permintaan atau saran
Contoh:
     We might try asking our father a lot of money
     If you studied hard,you might  past the exam.
     Bolehkan
a)    Menyatakan izin (boleh),formil lebih daripada menggunakan dapat.
Contoh:
•    bolehkan aku meminjam uangmu?
•    Kamu semua bolehkan beli ini t kemeja.
 b)    Menyataka kemungkinan
Contoh:
•    Ayahku bolehkan  tiba dari London tadi siang.
Past tense Bentuk
     Mungkin
c)    Past tense Menyataka dari mungkin
Contoh:
•    Ibuku mengatakan aku bahwa dia mungkin  nbe terlambat
d)    Menyatakan kemungkinan yang sangat kecil suatu peristiwa akan terjadi.
Contah:
•    Saudaraku mungkin  didatangi pesawat besok.
e)    Menyatakan perintah,permintaan atau saran
Contoh:
•    Kita mungkin  mencoba minta ayah kita banyak uang
Kalau kamu mempelajari keras,kamu mungkin   yang lampau ujian.
     Should
i)    Menyatakan bentuk past tense dari shall.
     Sinta should buy some fruits for me yesterday.
     I should meet my friend last Friday.
j)    Menyatakan saran atau kewajiban
Contoh:
     We should drink a glass of milk every day,(saran)
     We should obey the rule,(kewajiban)
k)    Menyatakan sesuatu yang seharusnya terjadi,tetapi nyatanya tidak terjadi atau sebaliknya
Contoh:
     Ishould receive my mother’s gift
     Shall
l)    Menyatakan ‘akan’yang dipakai subjek i dan we. tetapi sekarang ada kecendrungan mengganti(shaal dengan will)
Contoh:
     I shall be on holiday in august (=i will be on holiday in august .)
m)    Menyatakan janji (promise) atau suatu kewajiban (obligataion), harapan (hope), dan perintah (command) untuk melakukan sesuatu . dalam hal ini shall dapat digunakan untuk semua subjek orang atau benda.
Contoh:
     They shall have higher salary
n)    Meminta saran(asking for a suggestion) atau menawarkan sesuatu untuk dikerjakan(offering something to do)
Contoh:
     Shall we write a letter for you soon?
     Shall i go for a shooping?
     Could
o)    Menyatakan kemampuan diwaktu lampau (bentuk lampu dari can)
Contoh:
     I could sing some songs since i was a kid.(=i was able to sing some songs since i was a kid.)
p)    Menyatakan permintaan dengan sopan/halus.
Contoh:
     Could i borrow your bag?
     Could i visit you tomorrow?
q)    Menyatakan kemungkinan yang seharusnya terjadi sekarang
     Andi could be at home now,but he usually has an english course in the afternoon.

     Harus
a)    Past tense Menyatakan bentuk dari harus.
•    Sinta harus  beli beberapa buah untuk aku kemarin.
•    AKU harus  jumpai rekanku Jumat yang lalu.
b)    Menyatakan saran atau kewajiban
Contoh:
•    Kita harus minum satu gelas susu tiap hari, (saran)
•    Kita harus patuhi ketentuan, (kewajiban)
c)    Menyatakan sesuatu yang seharusnya terjadi,tetapi nyatanya tidak terjadi atau sebaliknya
Contoh:
•    I harus  dapat ibuku hadiah
     Harus
d)    Menyatakan ‘ akan ’ yang dipakai subjek i  dan kita . tetapi sekarang ada kecendrungan mengganti (shaal dengan akan)
Contoh:
•    AKU harus  berada di atas libur di mulia(=aku akan berada di atas libur di mulia.)
e)    Menyatakan janji (janji) atau suatu kewajiban (obligataion), harapan (berharap), dan perintah (perintah) untuk melakukan sesuatu. dalam hal ini harus dapat digunakan untuk semua subjek orang atau benda.
Contoh:
•    Mereka harus punya gaji lebih tinggi
f)    Meminta saran (meminta satu saran) atau menawarkan sesuatu untuk dikerjakan (menawarkan sesuatu untuk lakukan)
Contoh:
•    Haruskah kita menulis sebuah surat untuk kamu segera?
•    Haruskah aku mengejar satu shooping?
     Dapat
g)    Menyatakan kemampuan diwaktu lampau (bentuk lampu dari dapat)
Contoh:
•    Aku dapat menyanyikan beberapa lagu sejak aku adalah satu anak kambing.(=aku mampu untuk menyanyikan beberapa lagu sejak aku adalah satu anak kambing.)
h)    Menyatakan permintaan dengan sopan / halus.


                                        Contoh:
•    Dapatkah aku meminjam kantongmu?
•    Dapatkah aku mengunjungi kamu besok?
i)    Menyatakan kemungkinan yang seharusnya terjadi sekarang
Andi dapat ada di rumah sekarang,tapi dia biasanya mempunyai satu kursus bahasa inggris pada sore.
 Embarrassement
Embarrassment is an emotional state of intense discomfort with oneself, experienced upon having a socially unacceptable act or condition witnessed by or revealed to others.
Malu merupakan persaan yang membuat seseorang tidak percaya diri terhadapSesuatu. Malu mempunyai pengertian lain, antara lain :
    Embarrassment is an emotional state of intense discomfort with oneself,
malu adalah perasaan yang tidak nyaman terhadap diri sendiri.

    Embarrassment is a feeling a people whenexperienced upon having a socially unacceptable act or condition witnessed by or revealed to others.
Malu adalah suatu perasaan ketika seseorang melakukan suatu tindakan sosial yang tidak dapat disaksikan atau suatu kondisi yang tidak dapat diungkapkan pada orang lain.
Function expressing of embarrassment
The function of expressing of embarrassment is to show thefeelings ofshameorare not confidentabout something.
Fungsi dari ekpresi malu adalah untuk menunjukkan rasa malu atau rasa tidak percaya diri terhadap sesuatu.

embarrass sentence examples
•    It’s a real embarrassment because my way of reading poetry is not good
Ini adalah malu nyata karena cara saya membaca puisi tidak baik
•    I felt so embarrassed when I. Saltpetre on her
Saya merasa sangat malu ketika I. sendawa pada dirinya
•    I feel so embarrassment to express love with her
Saya merasa begitu malu untuk mengungkapkan cinta dengan dia
•    I feel so embarrassment to sing in front of class because my voice ugly
saya malu bernyayi di depan kelas karena suara saya jelek
•    I was a shamed when he saw me
Saya malu ketika dia melihat saya



there are some other expression to show embarassment, such as:
Formal situations    Informal situations
What an embarassment!    What a same!
I must say that it’s an embarrassement    It’s my embarrassement to...
That’s a real embarrassement    I wash so ashamed

embarrassment & Annoyance (Ungkapan rasa malu, kejengkelan)
I am embarrassed
I feel ashamed
Oh my God
Shame on me
I don’t feel comfortable
I feel awkward I am annoyed
I had enough with it
I can’t bear it any longer
You made me annoyed
You are such a pain in the neck
You made me sick

Example dialogue
Ilmi    : hi, yuli. I watched your performance last night. You’re great. You can be a great actress.
    hi, yuli. Aku melihatpenampilan Andasemalam. Kau hebat. Anda bisa menjadiaktris besar.
Yuli    : really? Thank’s. Actually i wasn’t that great
    benarkah? Terima Kasih. Sebenarnya sayatidak terlalu bagus
Ilmi    : what are you talking about? You did it very well
    apa yang kamu bicarakan? Andamelakukannya dengan sangat baik
Yuli    : actually, i cannot do any play.
    sebenarnya,saya tidakdapat memainkannya.
Ilmi    : why, i think your performance was great. Your acting in the play was just great
    mengapa, saya pikirpenampilan Andaitu hebat. Andabertindakdalam bermainitu hanyabesar
Yuli    : it wasn’t me. It’s my twin sister,tiwi.
    itu bukan aku. Inisaudara kembarku, Tiwi.
Ilmi    : really? I thought it was you. I’m sorry
    benarkah? Sayapikir ituAnda. Maafkan aku
Yuli    : that’s fine
    itu baik
Ilmi    : no. It embarrasses me.
    tidak. Inimemalukan saya.
Yuli    : that’s all right. We are identical twins.
    Tidak  apa-apa. Kami adalah kembar identik.


JEPANG

Matsuri
Matsuri (祭, Matsuri) adalah kata dalam bahasa Jepang yang menurut pengertian agama Shinto berarti ritual yang dipersembahkan untuk Kami, sedangkan menurut pengertian sekularisme berarti festival, perayaan atau hari libur perayaan.

Matsuri diadakan di banyak tempat di Jepang dan pada umumnya diselenggarakan jinja atau kuil, walaupun ada juga matsuri yang diselenggarakan gereja dan matsuri yang tidak berkaitan dengan institusi keagamaan. Di daerah Kyushu, matsuri yang dilangsungkan pada musim gugur disebut Kunchi.

Sebagian besar matsuri diselenggarakan dengan maksud untuk mendoakan keberhasilan tangkapan ikan dan keberhasilan panen (beras, gandum, kacang, jawawut, jagung), kesuksesan dalam bisnis, kesembuhan dan kekebalan terhadap penyakit, keselamatan dari bencana, dan sebagai ucapan terima kasih setelah berhasil dalam menyelesaikan suatu tugas berat. Matsuri juga diadakan untuk merayakan tradisi yang berkaitan dengan pergantian musim atau mendoakan arwah tokoh terkenal. Makna upacara yang dilakukan dan waktu pelaksanaan matsuri beraneka ragam seusai dengan tujuan penyelenggaraan matsuri. Matsuri yang mempunyai tujuan dan maksud yang sama dapat mempunyai makna ritual yang berbeda tergantung pada daerahnya.

Pada penyelenggaraan matsuri hampir selalu bisa ditemui prosesi atau arak-arakan Mikoshi, Dashi (Danjiri) dan Yatai yang semuanya merupakan nama-nama kendaraan berisi Kami atau objek pemujaan. Pada matsuri juga bisa dijumpai Chigo (anak kecil dalam prosesi), Miko (anak gadis pelaksana ritual), Tekomai (laki-laki berpakaian wanita), Hayashi (musik khas matsuri), penari, peserta dan penonton yang berdandan dan berpakaian bagus, dan pasar kaget beraneka macam makanan dan permainan.

Sejarah

Matsuri berasal dari kata matsuru (祀る, matsuru? menyembah, memuja) yang berarti pemujaan terhadap Kami atau ritual yang terkait. Dalam teologi agama Shinto dikenal empat unsur dalam matsuri: penyucian (harai), persembahan, pembacaan doa (norito), dan pesta makan. Matsuri yang paling tua yang dikenal dalam mitologi Jepang adalah ritual yang dilakukan di depan Amano Iwato.

Matsuri dalam bentuk pembacaan doa masih tersisa seperti dalam bentuk Kigansai (permohonan secara individu kepada jinja atau kuil untuk didoakan dan Jichinsai (upacara sebelum pendirian bangunan atau konstruksi). Pembacaan doa yang dilakukan pendeta Shinto untuk individu atau kelompok orang di tempat yang tidak terlihat orang lain merupakan bentuk awal dari matsuri. Pada saat ini, Ise Jingū merupakan salah satu contoh kuil agama Shinto yang masih menyelenggarakan matsuri dalam bentuk pembacaan doa yang eksklusif bagi kalangan terbatas dan peserta umum tidak dibolehkan ikut serta.

Sesuai dengan perkembangan zaman, tujuan penyelenggaraan matsuri sering melenceng jauh dari maksud matsuri yang sebenarnya. Penyelenggaraan matsuri sering menjadi satu-satunya tujuan dilangsungkannya matsuri, sedangkan matsuri hanya tinggal sebagai wacana dan tanpa makna religius.

Tiga matsuri terbesar

* Gion Matsuri (Yasaka-jinja, Kyoto, bulan Juli)
* Tenjinmatsuri (Osaka Temmangu, Osaka, 24-25 Juli)
* Kanda Matsuri (Kanda Myōjin, Tokyo, bulan Mei)

Matsuri yang terkenal sejak dulu

Daerah Tohoku

* Nebuta Matsuri (kota Aomori, bulan Agustus) dan Neputa Matsuri (kota Hirosaki, bulan Agustus)
* Kantō Matsuri (kota Akita, bulan Agustus)
* Sendai Tanabata Matsuri (kota Sendai, bulan Agustus)

Daerah Kanto

* Chichibuyo Matsuri (kota Chichibushi, Prefektur Saitama, 2-3 Desember)
* Sanja Matsuri (Asakusa-jinja, Tokyo, bulan Mei)
* Sannō Matsuri (Hie-jinja, Tokyo, bulan Juni)

Daerah Chubu

* Owarafū no bon (kota Toyama, Prefektur Toyama, bulan September)
* Shikinenzōei Onbashira Daisai (kota Suwa, Prefektur Nagano, diadakan setiap 6 tahun sekali, terakhir diadakan bulan April-Mei, 2004).
* Takayama Matsuri (kota Takayama, Prefektur Gifu, bulan April dan bulan Oktober)
* Furukawa Matsuri (kota Hida, Prefektur Gifu, bulan April)

Daerah Kinki

* Aoi Matsuri (Kyoto, bulan Mei)
* Jidai Matsuri (Heian-jingu, Kyoto, bulan Oktober)
* Tōdaiji Nigatsudō Shuni-e atau dikenal sebagai Omizutori (Nigetsu-dō, kuil Tōdaiji, Nara, 12 Maret)
* Kishiwada Danjiri Matsuri (Kishiwada, Prefektur Osaka, 14-15 September)
* Nada no Kenka Matsuri dan Banshū no Aki Matsuri (Prefektur Hyogo, diselenggarakan lebih dari seratus jinja di daerah Banshū dengan pusat keramaian di kota Himeji di bulan Oktober)
* Nachi no Hi Matsuri (Nachi Katsuura, Prefektur Wakayama, bulan Juli)
* Aizen Matsuri, Tenjinmatsuri dan Sumiyoshi Matsuri yang dikenal sebagai "Tiga Matsuri Musim Panas Terbesar di Osaka" (Prefektur Osaka, bulan Juni-Juli)

Daerah Chugoku dan Shikoku

* Saidaiji Eyō (Okayama, Prefektur Okayama, bulan Februari)
* Awa Odori (Tokushima, Prefektur Tokushima, 12-15 Agustus)

Daerah Kyushu

* Hakata Gion Yamakasa (Fukuoka, Prefektur Fukuoka, bulan Juli)
* Nagasaki Kunchi (Nagasaki, Prefektur Nagasaki, 7-9 Oktober)
* Karatsu Kunchi (Karatsu, Prefektur Saga, bulan November)

Pengertian lain

Dalam bahasa Jepang, kata "matsuri" juga berarti festival dan aksara kanji untuk matsuri (祭, matsuri?) dapat dibaca sebagai sai, sehingga dikenal istilah seperti Eiga-sai (festival film), Sangyō-sai (festival hasil panen), Ongaku-sai (festival musik) dan Daigaku-sai (festival yang diadakan oleh universitas).

Shimin Matsuri adalah sebutan untuk matsuri yang diselenggarakan pemerintah daerah atau kelompok warga kota dengan maksud untuk menghidupkan perekonomian daerah dan umumnya tidak berhubungan dengan institusi keagamaan.

Festival dan Matsuri yang lain

* Festival Salju Sapporo (Sapporo, Prefektur Hokkaido, bulan Februari)
* Festival Salju Iwate (Koiwai Farm, Shizukuishi, Prefektur Iwate, bulan Februari)
* YOSAKOI Sōran Matsuri (Sapporo, Hokkaido, bulan Juni)
* Niigata Odori Matsuri (Niigata, Prefektur Niigata, pertengahan bulan September)
* Odawara Hōjō Godai Matsuri (kota Odawara, Prefektur Kanagawa)
* Yosakoi Matsuri (kota Kochi, Prefektur Kochi, 9-12 Agustus)
* Hakata dontaku (3-4 April, kota Fukuoka)
* Hamamatsu Matsuri (3-5 Mei, kota Hamamatsu, Prefektur Shizuoka)
* Wasshoi Hyakuman Natsu Matsuri (kota Kita Kyūshū, Prefektur Fukuoka, hari Sabtu minggu pertama bulan Agustus)
Origami

Origami adalah sebuah seni lipat yang berasal dari Jepang. Bahan yang digunakan adalah kertas atau kain yang biasanya berbentuk persegi. Sebuah hasil origami merupakan suatu hasil kerja tangan yang sangat teliti dan halus pada pandangan.

Origami merupakan satu kesenian melipat kertas yang dipercayai bermula semenjak kertas mula diperkenalkan pada abad pertama di Tiongkok pada tahun 105 oleh seorang Tiongkok dikasi yang bernama Ts'ai Lun.

Pembuatan kertas dari potongan kecil tumbuhan dan kain berkualitas rendah meningkatkan produksi kertas. Contoh-contoh awal origami yang berasal daripada Republik Rakyat Tiongkok adalah tongkang Tiongkok dan kotak.

Pada abad ke-6, cara pembuatan kertas kemudian dibawa ke Spanyol oleh orang-orang Arab. Pada tahun 610 di masa pemerintahan kaisar wanita Suiko (zaman Asuka), seorang biksu Buddha bernama Donchō (Dokyo) yang berasal dari Goguryeo (semenanjung Korea) datang ke Jepang memperkenalkan cara pembuatan kertas dan tinta.

Origami pun menjadi populer di kalangan orang Jepang sampai sekarang terutama dengan kertas lokal Jepang yang disebut Washi.

Washi (和紙, Washi?) atau Wagami adalah sejenis kertas yang dibuat dengan metode tradisional di Jepang. Washi dianggap mempunyai tekstur yang indah, tipis tapi kuat dan tahan lama jika dibandingkan dengan jenis kertas lain.

Produksi washi sering tidak dapat memenuhi permintaan konsumen sehingga berharga mahal. Di Jepang, washi digunakan dalam berbagai jenis benda kerajinan dan seni seperti Origami, Shodō dan Ukiyo-e. Washi juga digunakan sebagai hiasan dalam agama Shinto, bahan pembuatan patung Buddha, bahan mebel, alas sashimi dalam kemasan, bahan perlengkapan tidur, bahan pakaian seperti kimono, serta bahan interior rumah dan pelapis pintu dorong.
Sudoku

Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
Sudoku (数独, sūdoku?), juga dikenal sebagai Number Place atau Nanpure, adalah sejenis teka-teki logika. Tujuannya adalah untuk mengisikan angka-angka dari 1 sampai 9 ke dalam jaring-jaring 9×9 yang terdiri dari 9 kotak 3×3 tanpa ada angka yang berulang di satu baris, kolom atau kotak. Pertama kali diterbitkan di sebuah surat kabar Perancis pada 1895 dan mungkin dipengaruhi oleh matematikawan Swiss Leonhard Euler, yang membuat terkenal Latin square.

Versi modern permainan ini dimulai di Indianapolis pada 1979. Kemudian menjadi terkenal kembali di Jepang pada 1986, ketika penerbit Nikoli menemukan teka-teki ini yang diciptakan Howard Garns.

Nama "Sudoku" adalah singkatan bahasa Jepang dari "Suuji wa dokushin ni kagiru" (数字は独身に限る, "Suuji wa dokushin ni kagiru"?), artinya "angka-angkanya harus tetap tunggal".

FIZika

Gerak Lurus Beraturan
Persamaan jarak GLBB
s = jarak yang ditempuh (m)
v0 = kecepatan awal (m/s)
a = percepatan (m/s2)
t = selang waktu (s)
Bagaimana? Dapat diikuti? Ulangi lagi penalaran di atas agar Anda benar-benar memahaminya. Bila sudah, mari kita lanjutkan!
Bila dua persamaan GLBB di atas kita gabungkan, maka kita akan dapatkan persamaan GLBB yang ketiga (kali ini kita tidak lakukan penalarannya). Persamaan ketiga GLBB dapat dituliskan:
vt
2 = v0
2 + 2 as Persamaan kecepatan sebagai fungsi jarak
Contoh:
1. Benda yang semula diam didorong sehingga bergerak dengan percepatan tetap 3 m/s2.
Berapakah besar kecepatan benda itu setelah bergerak 5 s?
Penyelesaian:
Diketahui:
v0 = 0
a = 3 m/s2
t = 5 s
Ditanya : vt = ?
Jawab :
vt = v0 + a t
= 0 + 3 . 5
= 15 m/s
Contoh:
2. Mobil yang semula bergerak lurus dengan kecepatan 5 m/s berubah menjadi 10 m/s
dalam waktu 6 s. Bila mobil itu mengalami percepatan tetap, berapakah jarak yang
ditempuh dalam selang waktu 4 s itu?
Penyelesaian:
Diketahui :
v0 = 5 m/s
vt = 10 m/s
t = 4 s
Ditanya : s = ?
at
2
1
s v t 2
0 = +
24
Untuk dapat menghitung jarak kita harus menggunakan persamaan kedua GLBB.
Masalahnya kita belum mengetahui besar percepatan a. Oleh karenanya terlebih dahulu
kita cari percepatan mobil dengan menggunakan persamaan pertama GLBB.
vt = v0 + a t
10 = 5 + a . 4
10 - 5 = 4 a
a =
5
4
= 1,25 m/s2
Setelah dapat percepatan a, maka dapat dihitung jarak yang ditempuh mobil dalam
waktu 4 s:
s =
=
= 20 + 10
= 30
Contoh:
3. Sebuah mobil yang melaju dengan kecepatan 72 km/jam mengalami pengereman
sehingga mengalami perlambatan 2 m/s2. Hitunglah jarak yang ditempuh mobil sejak
pengereman sampai berhenti!
Penyelesaian:
Diketahui :
Karena pada akhirnya mobil berhenti, berarti kecepatan akhir vt = 0.
v0 = 72 km/jam
= 20 m/s (coba buktikan sendiri)
a = - 2 m/s2 (tanda negatif artinya perlambatan)
Ditanya : s = ?
Jawab:
Kita gunakan persamaan ketiga GLBB:
vt
2 = v0
2 + 2 . a.s
0 = 202 + 2 . (-2) . s
0 = 400 - 4 s
s = 400
4= 100 meter
20 a.t
21v t +2 1,25. 4
21
5.4 +25


Besaran & Satuan
Besaran & Satuan
A.Besaran                         Satuan
Panjang                                    Meter(m)
Massa                              kilogram(Kg)
Waktu                     Sekon(s)
Intensitas Cahaya             Candela(cd)
Suhu                         Kelvin(K)                    
Kuat arus listrik                 Ampere(A)
Jumlah zat                           Mol
                    
B. Sistem Satuan
Satuan suatu besaran dapat dinyatakan dalam berbagai sistem
satuan diantaranya Sistem Internasional, sistem MKS (meter kilogram
sekon), Sistem CGS (centimeter gram sekon) bahkan juga ada British
Sistem atau Sistem Inggris. Sistem yang berlaku ada yang bersifat umum
dan lokal. Dalam Fisika sistem MKS dan CGS adalah sistem satuan yang
bersifat umum, sedangkan sistem yang berlaku secara internasional yaitu
Sistem (satuan) Internasional (SSI). British Sistem atau Sistem Inggris
adalah sistem satuan yang berlaku lokal hanya untuk beberapa negara
seperti Inggris dan Amerika Serikat. Sistem Internasional (SI) adalah
sistem satuan yang terstandar secara Internasional, berikut standar
Internasional satuan 3 besaran pokok yang utama :
1) Standar Satuan Panjang
Pada awalnya standar panjang 1 meter atau yang kita kenal meter
standar adalah jarak antara dua goresan pada batang Platinum-Iridium
pada suhu 00 C. Pada tahun 1960 Konferensi Umum mengenai berat
danukuran mendefinisikan ulang satu meter standar sebagai jarak panjang
1.650.763.73 kali panjangg gelombang cahaya merah jingga yang
dihasilkan oleh gas Krypton. Terakhir pada tahun 1983 definisi meter
standar disempurnakan sebagai jarak yang ditempuh cahaya dalam ruang
hampa selama
299.792.458
1) sekon.
2) Standar Satuan Massa
Kilogram standar dinyatakan sebagai massa sebuah selinder Platinum-
Iridium yang disimpan di sevres dekat kota Paris. Pada tahun 1887
Kilogram Standar diperbaiki menjadi satu Kilogram Standar adalah massa
satu liter (1000 cm3) air murni pada suhu 40 C dan ini berlaku sampai
sekarang walaupun ada sedikit penyimpangan ternyata satu Kilogram yang
tepat sebanding dengan 1000,028 cm3.
3) Standar Satuan Waktu
Besaran waktu dinyatakan dalam satuan sekon atau detik. Standar
waktu didefinisikan 1 sekon sama dengan
86.400
1 hari rata-rata matahari,
kemudian diubah menjadi 1 sekon didefinisikan sama dengan
31.556.925,9747
1 tahun tropik 1900. Pada tahun 1967, definisi 1 sekon
disempurnakn menjadi selang waktu yang dibutuhkan oleh atom Sesium-
133 untuk bergetar sebanyak 9.192.631,770 kali.

Gaya Gesekan di Bidang Datar
Dalam bahasan ini Anda akan dijelaskan penurunan persamaan gaya
gesekan yang terjadi di bidang datar. Persamaan tersebut hanya sebatas
kualitatif saja, sebab analisa kuantitatif terhadap persoalan gaya gesek di bidang datar akan dijelaskan dalam kegiatan belajar 3. Perhatikan sebuah benda (balok) yang terletak di atas lantai datar berikut ini.
Pada balok bekerja beberapa komponen gaya yang dapat Anda uraikan seperti gambar di bawah ini. Anggap balok didorong oleh gaya F ke kanan.F
Bila benda belum bergerak (diam), maka pada benda berlaku hukum I Newton,perhatikan persamaan berikut ini: , Anda dapat uraikan gaya tersebut dalam arah sumbu x dan sumbu y, sehingga menjadi:
pada sumbu x
F – fs = 0 Pada sumbu y N = m.g
Untuk benda yang bergerak, berlaku hukum II Newton. Sehingga persamaan di atas tidak berlaku untuk benda yang bergerak. Penurunan persamaannya dapat dirumuskan sebagai berikut :
Pada sumbu x
F - fk = ma, pindah ke ruas kanan dan ma ke ruas kiri, maka F - ma = fk atau
fk = F - ma
Pada sumbu y
N - W = 0
N = W
N = mg
Keterangan : fk = gaya gesek kinetis (N)
F = gaya dorong (N)
N = gaya normal (N)
W = gaya berat (N)
a = percepatan benda (m/s2)
m = massa benda (kg)
Bagaimana, mudah bukan? Apabila Anda belum paham, pelajari kembali materi tersebut baik-baik. Bagi Anda yang sudah paham Anda dapat melanjutkan kemateri berikut ini.
3. Gaya Gesekan di Bidang Miring
Secara kualitatif persamaan gaya gesekan pada bidang miring dapat diuraikan sebagai berikut.
Perhatikan gambar di bawah ini!
a. Balok Turun ke Bawah
Persamaan gaya yang bekerja pada balok yang turun ke bawah di bidang
miring dapat Anda uraikan sebagai berikut.
Perhatikan penguraian gaya-gaya yang bekerja pada balok di bawah ini!
Untuk benda yang bergerak turun, maka pada benda berlaku hukum II
Newton. Perhatikan persamaan di bawah ini.
Pada sumbu x
4. Gaya Gesekan di Bidang Tegak
Gaya gesekan di bidang tegak biasanya dialami oleh sebuah batu yang
meluncur turun jatuh dari sebuah bukit yang memiliki sudut kemiringan 900 atau tegak lurus bidang permukaan tanah datar. Agar batu tersebut dapat bergesekan dengan dinding bukit maka umumnya pada batu bekerja gaya luar yang menahan batu tersebut agar selalu menempel pada bukit. Bila Anda analogikan sebuah bukit dengan sebuah dinding rumah maka gaya gesekan yang terjadi di bidang tegak dapat digambarkan sebagai berikut:
Pada sumbu y :
Keterangan:
f = gaya gesekan (N)
F = gaya dorong (N)
N = gaya normal (N)
w = gaya berat (N)
m = massa benda (kg)
a = percepatan benda (10 )
g = percepatan gravitasi (10 )
(dibaca alfa) = sudut kemiringan bidang
Bagaimana, mudah bukan? Apabila Anda belum paham, pelajari kembali
materi tersebut baik-baik. Bagi Anda yang sudah paham, silahkan Anda
melanjutkan ke materi berikut ini.
Pada batu bekerja beberapa komponen gaya yang dapat Anda uraikan dengan
menggunakan hukum II Newton, seperti persamaan di bawah ini.
Pada sumbu x:
N - F = 0 atau
N = F
Sedangkan pada sumbu y :
f = mg - ma
Keterangan :
f = gaya gesekan (N)
F = gaya luar (N)
N = gaya normal (N)
m = massa benda (kg)
g = percepatan gravitasi ( )
Sudah pahamkah Anda? Bagus.
Sekarang lanjutkanlah aktivitas Anda dengan menjawab tugas kegiatan 1
berikut ini.
Gaya Gesekan di Bidang Tegak
Gaya gesekan di bidang tegak biasanya dialami oleh sebuah batu yang
meluncur turun jatuh dari sebuah bukit yang memiliki sudut kemiringan 900 atau tegak lurus bidang permukaan tanah datar. Agar batu tersebut dapat bergesekan dengan dinding bukit maka umumnya pada batu bekerja gaya luar yang menahan batu tersebut agar selalu menempel pada bukit. Bila Anda analogikan sebuah bukit dengan sebuah dinding rumah maka gaya gesekan yang terjadi di bidang tegak dapat digambarkan sebagai berikut: Pada batu bekerja beberapa komponen gaya yang dapat Anda uraikan dengan
menggunakan hukum II Newton, seperti persamaan di bawah ini.
Pada sumbu x:
N - F = 0 atau
N = F
Sedangkan pada sumbu y :
f = mg - ma



Sabtu, 10 Maret 2012

MATEMATHICA


LOGARITMA

Logaritma adalah operasi matematika yang merupakan kebalikan dari eksponen atau pemangkatan.

Rumus dasar logaritma:
Dasar Logaritma
Mencari nilai logaritma:
Cara untuk mencari nilai logaritma antara lain dengan menggunakan:
* Tabel
* Kalkulator (yang sudah dilengkapi fitur log)

Kegunaan logaritma:
Logaritma sering digunakan untuk memecahkan persamaan yang pangkatnya tidak diketahui. Turunannya mudah dicari dan karena itu logaritma sering digunakan sebagai solusi dari integral. Dalam persamaan bn = x, b dapat dicari dengan pengakaran, n dengan logaritma, dan x dengan fungsi eksponensial.

Rumus Logaritma:
Rumus Logaritma
Sains dan teknik:
Dalam sains, terdapat banyak besaran yang umumnya diekspresikan dengan logaritma. Sebabnya, dan contoh-contoh yang lebih lengkap, dapat dilihat di skala logaritmik.

* Negatif dari logaritma berbasis 10 digunakan dalam kimia untuk mengekspresikan konsentrasi ion hidronium (pH). Contohnya, konsentrasi ion hidronium pada air adalah 10−7 pada suhu 25 °C, sehingga pH-nya 7.

* Satuan bel (dengan simbol B) adalah satuan pengukur perbandingan (rasio), seperti perbandingan nilai daya dan tegangan. Kebanyakan digunakan dalam bidang telekomunikasi, elektronik, dan akustik. Salah satu sebab digunakannya logaritma adalah karena telinga manusia mempersepsikan suara yang terdengar secara logaritmik. Satuan Bel dinamakan untuk mengenang jasa Alexander Graham Bell, seorang penemu di bidang telekomunikasi. Satuan desibel (dB), yang sama dengan 0.1 bel, lebih sering digunakan.

* Skala Richter mengukur intensitas gempa bumi dengan menggunakan skala logaritma berbasis 10.

* Dalam astronomi, magnitudo yang mengukur terangnya bintang menggunakan skala logaritmik, karena mata manusia mempersepsikan terang secara logaritmik.

Penghitungan yang lebih mudah:
Logaritma memindahkan fokus penghitungan dari bilangan normal ke pangkat-pangkat (eksponen). Bila basis logaritmanya sama, maka beberapa jenis penghitungan menjadi lebih mudah menggunakan logaritma:
Sifat Logaritma
Sifat-sifat diatas membuat penghitungan dengan eksponen menjadi lebih mudah, dan penggunaan logaritma sangat penting, terutama sebelum tersedianya kalkulator sebagai hasil perkembangan teknologi modern.

Untuk mengkali dua angka, yang diperlukan adalah melihat logaritma masing-masing angka dalam tabel, menjumlahkannya, dan melihat antilog jumlah tersebut dalam tabel. Untuk mengitung pangkat atau akar dari sebuah bilangan, logaritma bilangan tersebut dapat dilihat di tabel, lalu hanya mengkali atau membagi dengan radix pangkat atau akar tersebut.


Kubus dan Balok

Kubus dan balok merupakan bangun ruang yang terbentuk dari susunan bangun datar.
KUBUS, merupakan bangun ruang yang terdiri dari persegi yang kongruen (sama besar).
bidang ruang
kubus
BALOK, merupakan bangun ruang yang dapat terdiri dari persegi ataupun persegi panjang. Bangun tersebut sama panjang dengan dihadapannya.
bangun ruang
balok
Rusuk
Rusuk ialah ruas garis pada kubus dan balok, terdapat 12 rusuk. Pada kubus rusuk yang dimiliki sama panjang namun pada balok rusuk yang sejajar saja yang memiliki panjang yang sama. Contoh:
Rusuk alas : AB, BC, CD, AD
Rusuk tegak : AE, BF, CG, EH
Rusuk atap : EF, FG, GH, EH
Bidang / sisi
Bidang/sisi adalah bagun datar yang memisahkan antara bagian dalam dan bagian luar. Banyaknya sisi yang dimilikinya sebanyak enam sisi.
Sisi alas : ABCD
Sisi atas : EFGH
Sisi kanan : BCGF
Sisi kiri : ADHF
Sisi depan : ABFE
Sisi belakang : CDHG

Titik sudut
Terdapat 8 titik sudut pada bangun ini. Penamaan titik sudut ini menggunakan huruf capital, titik sudut merupakan pertemuan 3 rusuk yang bertemu pada satu titik. Yaitu: A, B, C, D, E, F, G, H.

Diagonal sisi
Diagonal sisi adalah ruas garis yang terbentuk oleh sudut yang berhadapan pada satu bidang. Ada 12 diagonal sisi, hal ini didapat karena pada kubus dan balok mempunyai 6 bidang/sisi masing-masing bidang tersebut memiliki 2 sudut yang berhapan maka didapatkanlah 2 diagonal sisi, maka 2 x 6 (banyaknya sisi) = 12.
Contoh: AC, BD, AF, BE, dll.

Diagonal ruang
Diagonal ruang adalah ruas garis yang terbentuk oleh sudut yang berhadapan pada satu ruang. Terdapat 4 diagonal ruang, yaitu: AG, BH, CE, DF.

Bidang diagonal
Terdapat 6 bidang diagonal pada kubus dan balok. Bidang diagonal ini terdapat pada bagian dalam yang berbentuk persegi panjang, yaitu: ACGE, BFHD, BCHE, ADGF, dll.

RUMUS KUBUS DAN BALOK
Volume kubus:
V = s x s x s
= s³
Panjang rusuk:
P rusuk = 12 x s
= 12s
Luas kubus/luas permukaan kubus:
L = 6 x s²
= 6s²
Volume balok:
V = panjang x lebar x tinggi
= p x l x t
Panjang rusuk:
P rusuk = 4p + 4l + 4t
= 4 (p + l + t)
Luas balok/luas permukaan balok
L = 2pl + 2pt + 2lt
= 2(pl + pt + lt)
Lingkaran
  
A. Persamaan Lingkaran yang berpusat di O (0, 0) dan berjari-jari r.


Dari gambar, diperoleh persamaan : OP = r


Sehingga diperoleh persamaan lingkaran dengan pusat di O dan berjari-jari r , yaitu :


Suatu titik A dikatakan :
a. Terletak pada lingkaran
b. Terletak di dalam lingkaran
c. Terletak di luar lingkaran

B. Persamaan Lingkaran yang berpusat di P (a, b) dan berjari-jari r.


Gambar di atas adalah sebuah lingkaran dengan pusat (a, b) dan berjari-jari r. Titik Q (x, y) adalah sebuah titik pada lingkaran.
Dari gambar diperoleh persamaan : PQ = r

Sehingga diperoleh persamaan lingkaran dengan pusat di P (a, b) dan berjari-jari r, yaitu :
Suatu titik A dikatakan :
a. Terletak pada lingkaran

b. Terletak di dalam lingkaran

c. Terletak di luar lingkaran


C. Persamaan Umum Lingkaran
Bila kita menjabarkan persamaan :

Dan mengatur kembali suku-sukunya, maka akan diperoleh :


Persamaan terakhir dapat pula dinyatakan dengan :

Dengan :



Persamaan (3) merupakan persamaan lingkaran dengan pusat di dan berjari-jari
D. Persamaan garis singgung lingkaran
1. Garis singgung lingkaran melalui sebuah titik lingkaran
* Garis singgung lingkaran melalui sebuah titik pada lingkaran ditentukan dengan rumus

* Persamaan garis singgung melaui titik P pada lingkaran
dinyatakan dengan rumus :


*Persamaan garis singgung melaui titik P pada lingkaran dinyatakan dengan rumus :

2. Garis singgung dengan gradien yang diketahui.

* Jika garis y = mx + n menyinggung lingkaran , maka persamaan garis singgungnya adalah : * Jika garis y = mx + n menyinggung lingkaran
Maka persamaan garis singgungnya :

3. Garis singgung melalui sebuah titik diluar lingkaran
Dari suatu titik P yang terletak di luar garis lingkaran dapat dibentuk dua garis singgung.


Persamaan umum garis singgung lingkaran melalui sebuah titik P terletak di luar garis lingkaran adalah :