Minggu, 01 April 2012

Kimia

  1. Alkana
  2. Rantai karbon berurutan yang terpanjang dalam suatu molekul ditentukan sebagai rantai induk. Carilah namanya pada tabel suku pertama sampai dengan 10 senyawa alkana dan letakkan di bagian belakang Kadang-kadang rumus struktur itu tidak digambarkan dengan rantai karbon terpanjang dalam garis lurus.
  3. Isomer bercabang diberi nama sebagai turunan rantai lurus di mana satu atau beberapa atom hidrogen diganti dengan pecahan alkana. Pecahan alkana ini disebut gugus alkil, biasa diberi tanda -R (dari kata radikal), dan mempunyai rumus umum -CnH2n+1
    Dengan mengganti n dengan angka-angka diperoleh suku-sukunya seperti terlihat pada tabel berikut

Beberapa gugus alkil
n -CnH2n+1 Rumus struktur terinci Rumus struktur sederhana Nama
1 -CH3 H
|
- C - H
|
H
-CH3 metil
2 -C2H5 HH
||
- C - C - H
||
HH
-CH2-CH3 etil
3 -C3H7 HHH
|||
- C - C - C- H
|||
HHH
-CH2-CH2-CH3 propil
4 -C4H9 HHHH
||||
- C - C - C - C - H
||||
HHHH
-CH2-CH2-CH2-CH3 butil
      Tentunya anda dapat meneruskan untuk alkil-alkil lain, tetapi       sebagai gugus cabang tentunya jarang yang berantai panjang.       Letakkan nama gugus cabang ini di depan nama rantai induk
  1. Untuk menentukan cabang pada rantai induk, rantai induk itu diberi diberi nomor dari kiri atau dari kanan sehingga cabang pertama mempunyai nomor terkecil.

    contoh :

    HHHHH
    |||||
    H - C5 - C4 - C3 - C2 - C1 - H
    |||||
    HHHH-C-HH
    |
    H

    a. Menurut aturan nomor satu, rantai C terpanjang 5, jadi menurut     tabel ini , namanya pentana dan kita letakkan di bagian     belakang.
    b. cabangnya adalah metil
    c. Letakkan cabang itu pada atom C nomor dua dari kanan (karena     kalau dari kiri menjadi nomor 4).


  2. Kadang-kadang terdapat lebih dari satu cabang. Jika cabang-cabang itu sama, namanya tidak perlu disebut dua kali. Cukup diberi awalan di- , kalau 3 cabang sama awalannya tri- , tetra untuk 4 cabang yang sama dan seterusnya. Ingat setiap cabang diberi satu nomor, tidak peduli cabangnya sama atau beda.

    contoh :
    HHHH
    ||||
    H- 1C  - 2C   -  3C -  4C - H     2,3-dimetilbutana
    ||||
    HH-C-H H-C-H H
    ||
    HH

    a. Rantai terpanjangnya 4, jadi dinamakan butana
    b. Cabangnya adalah metil dan ada dua
    c. Letak cabangnya pada atom C nomor 2 dan nomor 3.

    Jika cabang-cabang itu berbeda, maka urutan menyebutnya adalah menurut urutan abjad huruf pertamanya, cabang etil disebut dulu dari cabang metil.
    Alkena

    Sifat-Sifat Alkena

    a. Sifat Fisis Alkena
    Sifat fisis alkena sama seperti sifat alkana, antara lain tidak larut dalam air.
    Besarnya titik didih beberapa senyawa alkena diberikan pada table berikut.
    Suku ke
    n
    rumus molekul
    nama
    titik didih (°C/1 atm)
    massa 1 mol dalam g
    2
    2
    C2H4
    etena
    -104
    28
    3
    3
    C3H6
    propena
    -48
    42
    4
    4
    C4H8
    1-butena
    -6
    56
    5
    5
    C5H10
    1-pentena
    30
    70
    6
    6
    C6H12
    1-heksena
    63
    84
    7
    7
    C7H14
    1-heptena
    93
    98
    8
    8
    C8H16
    1-oktena
    122
    112
    9
    9
    C9H18
    1-nonena
    146
    126
    10
    10
    C10H20
    1-dekena
    171
    140
    b. Sifat Kimia Alkena
    1. Dengan jumlah C yang sama , alkena lebih reaktif dibanding dengan alkana.
    2. Reaksi adisi, mengubah ikatan rangkap menjadi ikatan tunggal dengan menambah atom lain.
    a) Adisi alkena dengan hidrogen
    CH2CH2 + H2 CH3CH3
    etena.......................etana
    b) Adisi alkena dengan halogen (F2 ,Cl2, Br2, I2 )
    b) Adisi alkena dengan halogen (F2 ,Cl2, Br2, I2 )
    CH2CH2 + Cl2 CH2CH2
    ........................... ........ I.........I
    ................... ............... Cl......Cl
    etena,,,,,,,,,,,1,2-dikloro etena
    c) Adisi alkena dengan asam halida (HF, HCl, HBr, HI)
    Berlaku hukum Markovnikov, atom H dari hidrogen halida masuk ke atom C rangkap mengikat atom H lebih banyak.
    CH3CHCH2 + HCl CH3CHCH3
    .........................................................I
    ........................................................Cl
    d) Polimerisasi, adalah penggabungan molekul-molekul kecil (monomer) menjadi
    molekul besar (polimer).
    Pada reaksi polimerisasi , molekul alkena saling menjenuhkan.
    Contoh:
    Polietena merupakan hasil polimerasi etena.
    nCH2CH2 CH2CH2CH2CH2 (CH2CH2)n
    KEGUNAAN ALKENA
    · Dapat digunakan sebagai obat bius (dicampur dengan O2)
    · Untuk memasakkan buah-buahan
    · Sintesis zat lain (gas alam, minyak bumi, etanol)
    Alkuna 

    o Adalah hidrokarbon alifatik tak jenuh yaitu hidrokarbon dengan satu ikatan rangkap tiga (–C≡C–) . Senyawa yang mempunyai 2 ikatan rangkap 3 disebut alkadiuna, yang mempunyai 1 ikatan rangkap 2 dan 1 ikatan rangkap 3 disebut alkenuna .
    o Rumus umum alkuna yaitu : C n H 2n-2 ; n = jumlah atom C
    Tata Nama Alkuna
    o Nama alkuna diturunkan dari nama alkana yang sesuai dengan mengganti akhiran –ana menjadi –una .
    o Tata nama alkuna bercabang sama seperti penamaan alkena.
    Sumber dan Kegunaan Alkuna
    Alkuna yang mempunyai nilai ekonomis penting hanyalah etuna (asetilena), C 2 H 2 . Gas asetilena digunakan untuk mengelas besi dan baja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar